Pinjaman Dana Tunai Tanpa Jaminan dan Bunga Ringan

Pinjaman dana tunai tanpa jaminan dan ada juga yang menggunakan jaminan. Namun kebanyakan pinjaman dana memang menggunakan jaminan. Jaminan bisa berupa BPKB, surat tanah, dan lainnya. Sementara mencari tempat pinjaman dana tunai tanpa jaminan memang agak susah. Dengan meminjamkan dana tanpa jaminan maka tidak akan saling percaya.  Namun saat ini ada juga peminjam dana tanpa jaminan seperti BPKB atau surat tanah. Pemberi pinjaman hanya menahan KTP dan KK. Keduanya bisa ditinggalkan sebagai ganti jaminan. Hal ini sangat memudahkan siapa saja yang ingin melakukan peminjaman dana namun tidak dengan menjaminkan kendaraan atau rumah. Meskipun ada jasa peminjaman dengan tanpa dana ini, namun jumlahnya tidak banyak.

Selain pinjaman tanpa jaminan, meminjam dana juga harus diperhatikan bunga yang dibebankan kepada peminjam dana. Sebaiknya memilih bank atau perusahaan jasa peminjaman uang yang bisa memberikan dana ringan. Seperti misalnya bunga dibawah 1%. Beberapa perbankan atau jasa peminjaman bisa memberikan bunga yang ringan dibawah 1%. Untuk menemukan bunga yang terendah tentu harus dilakukan survey. Survey bisa dilakukan langsung ke tempatnya atau melalui internet. Dalam website-website jasa peminjaman juga memberikan informasi terkait bunga yang dibebankan kepada peminjam dana. Sehingga para calon peminjam bisa menetapkan pilihannya untuk meminjam ditempat tersebut. Lakukan survey sebanyak mungkin agar bisa menentukan tempat terbaik untuk meminjam uang.


Pinjaman dana tunai sebaiknya tidak diambil dengan jalan pintas yakni dengan melalui rentenir. Sebaiknya pinjamlah dana melalui tempat yang resmi. Masih banyak bank dan jasa keuangan lain yang bisa meminjamkan dana bahkan tanpa jaminan dan dengan bunga yang rendah. Dibandingkan meminjam melalui rentenir masih lebih baik meminjam melalui jasa yang resmi. Bunga yang ditetapkan jelas dan tidak terlalu membebankan peminjam. Selain itu semua prosedurnya juga legal sehingga tidak aka nada masalah dikemudian hari. Pembayaran cicilan juga mudah dan lebih manusiawi. Selama tidak ada masalah pembayaran cicilan maka semuanya aman terkendali. Namun jika memang ada masalah pelunasan, sanksinya juga jelas sesuai dengan perjanjian yang dibuat.