Kenali Langkah Mudah Bisnis Online Syariah

Bisnis online syariah banyak dicari terutama oleh orang muslim. Indonesia adalah negara yang mayoritas penduduknya beragama islam, sehingga sangat tidak asing jika bisnis yang berbau islam atau yang menggunakan hukum islam seperti syariah banyak diminati. Tujuan orang islam hidup adalah mencari ridho Allah. Lantas, untuk apa uang banyak tapi hasil riba? Oleh karena itu, jika anda adalah orang islam yang ingin menjalankan bisnis, anda patut mencoba bisnis ini. Tentu saja rejeki yang didapat insyaallah halal karena menggunakan hukum islam.

                Tidak seperti kebanyakan bisnis online, anda bisa mencoba bisnis online syariah. Mungkin dari namanya agak terdengar aneh tapi metodenya hampir sama dengan bisnis secara online. Prinsipnya adalah dengan menggunakan hukum islam agar rejeki yang dihasilkan halal. Dimulai dari barang dagangan, sebaiknya anda menjual barang dagangan yang berbau islami. Contoh, jika anda menjual pakaian sebaiknya pakaian yang dijual adalah pakaian muslim seperti jilbab, celana panjang, baju panjang, dan lain-lain. Menjual pakaian mini dikhawatirkan akan memfasilitasi seseorang menyimpang dari jalan Allah sehingga sebaiknya dihindari. Selanjutnya, anda juga bisa menjual alat-alat ibada seperti sarung, mukena, peci, dan lain-lain. Banyak orang mengakui menjual alat ibadah untungnya lumayan karena banyak dicari. Selain itu, permintaan alat ibadah juga meningkat terutama saat mendekati hari raya.


                Tips bisnis online syariah berikutnya adalah metode mencari keuntungan. Islam menganjurkan untung dari berjualan maksimal 10% saja. Mungkin ini adalah jumlah yang sangat kecil, terutama dalam kategori bisnis. Namun percayalah sudah banyak orang yang mengikutinya tapi usaha onlinenya tidak bangkrut. Sebaliknya, banyak pelanggan yang datang dan merekomendasikan membeli di tempat tersebut. Ternyata, maksud dibalik anjuran itu adalah untuk tidak membebani si pembeli dengan harga yang dipakai. Selain itu, dengan menerapkan mengambil untung 10% ternyata membuat harga bersaing. Prinsip utama seseorang membeli barang adalah dari harganya. Jika harganya murah, banyak orang akan tertarik dan merekomendasikan pada temannya dengan sendirinya. Jadi, orang islam tetap bisa menjalankan bisnis dengan syariat islam.